Sama
Aku rindu senja yang sama, saat mendekap bingkai jendela
Dan jingga pun tertawa menghibur kita
Menutup gelap jiwa pasrah
Menutup terang tanah merah
Aku rindu fajar yang sama, saat deru roda bersiku dengan tanah
Biru kuning membisik bayang menari dendang, menyejajari putaran pagi
Membuka terang rerumput basah
Membuka gelap jiwa resah
Aku hanya rindu tanah yang sama beserta pula partikel atomnya
Duduk diatasnya dan mengingat kemarin
Meraba tiap butir debunya, dan memimpi lusa
Ah, ilona dapat aku kembali ?
Comments
Post a Comment