Malam
Aku selalu tau ujung tiap malam itu pagi
Tapi rasanya kali ini bumiku berotasi dengan perlahan dan tak pasti
Aku tak tau lagi berapa jam dalam sehari
Ia tak lagi menggenapi hari
Aku hanya berharap Pemilik malam memberi kita tenang
Tentang semua resah dalam menelusuri malam yang begitu tak kita sukai
Karna yang kusuka saat malam hanyalah angkasa yang melukiskan bintang bintang
Aku harap kau bukan lagi angkasa
Aku mau kita jadi satu di savana
Duduk disana dan menghabiskan malam
Menghitung jajaran bintang
Menghubungkan asa dan perlahan menggapainya dari savana
Aku mau savana adalah rumah kita bercerita bahagia dan gulana
yang atapnya adalah warna favorit kita
Aku harap malam jadi tempat kita meminta,
di satu malam yang lebih baik dari 1001 bulan
Kalau kudapatkan, akan kupinta keajaiban
Agar kita melihat senyum wajahNya di keabadiaan pagi
Tidak di savana lagi
Tapi di tepian sungai yang airnya selembut susu dan semanis madu
yang waktunya tak bertepi
dan detiknya tak pernah berhenti
Comments
Post a Comment