Kendala
Aku terduduk di petala
Menggumamkan banyak tanya
Tentang babak perbincangan kita
Di episode yang kesekian kalinya
Aku dan kamu kerap bertanya
Tapi seperti dijawab oleh udara
Anehnya kita paham bahwa
Tiap tanya hanya bisa dijawab oleh masa
Tapi kita tetap bertanya
Dan pada akhirnya berakhir luka
Kau dan aku saling menggenggam duka
Tanpa bicara
Karna kutau di sudut mana
Kau sembunyikan air mata
Dan kau tau di mana
Ku menyembunyikan nestapa
Aku ingin bicara
Tentang hiruk pikuk jakarta
Dan kau ceritakan penat kerja
Atau sesekali tentang mereka
Tanpa teringat luka
Tanpa memendam tanya
Tanpa menghiraukan masa
Apa kita bisa? :(
Comments
Post a Comment