Tetap
Angkasa mengerti,
Bahwa hamparan bumi
Selalu menantang untuk dijelajahi
Bila memang savana ingin pergi,
Walau belum bisa menemani
Angkasa selalu merestui
Dan menanti pada kesetiaan yang hakiki
Tak apa
Luapkan saja
Kendati aku belum memahaminya
Kan kurangkul agar semuanya reda
Jika nanti sang badai menerpa
Takkan kubiarkan kau sendiri merawat luka
Datanglah kapanpun kau menginginkannya
Dan menetaplah selama apapun yang kau suka
Bilamana seisi bumi membuatmu gontai
Kemarilah, kan kubuat hatimu kembali damai
Kau kan rasakan kehangatan yang takkan pernah usai.
Bila sewaktu-waktu kau kehabisan kata
Tataplah angkasa
Ia akan mengirimkanmu berjuta aksara
Menerangi malammu yang gulita
Barangkali, angkasa hanya bisa memberimu cinta
Selagi tersisa, ambil saja seluruhnya
Tak perlu khawatir bila kelak akan melukainya
Karena angkasa ingin kau bahagia
Dan bila sang masa
Mengizinkan kita untuk bersama
Percayalah bahwa indahmu tetaplah sama
Dalam setiap sudut tatap yang kupunya
Seandainya saja ada keajaiban
Ingin kulukiskan
Wajah savana di antara bintang-bintang
Agar savana mengerti
Bahwa ialah motif sejati
Yang membuat angkasa kokoh berdiri
Kini, hingga nanti
Dan pada tiap-tiap bulir hujan
Yang jatuh ke peraduan
Itulah upayaku menemani
Acap kali lukamu menyelimuti
Karena sejatinya, angkasa tak pernah pergi
Tersebab menunggumu kembali :)
Comments
Post a Comment