Tentang Kenapa yang Tak Pernah Ada Jawabnya

Ini mengenai sebuah pertanyaan; 
mengapa mencintai tanpa rencana dan berpikir?

Tak sadarkah engkau, 
jika mencintai tanpa rencana adalah sesuatu yang istimewa?

Dan bukankah cinta tanpa berpikir
mampu membuat cinta seperti tiada akhir?

Kenapa kau beranggapan aku tidak mencintaimu?

Padahal kau sendiri masih menyimpan perasaan itu
meski tiada satupun yang tau.

Kita takkan pernah bertukar posisi.
Walau nyatanya kita tak pernah saling mengisi.

Yang aku tau,Rasa itu tak pernah jatuh, 
ia hanya tertuju kepadaku.

Perihal sakit yang kau rasa, tak pernahkah kau berpikir?
Betapa hancurnya aku saat mengetahui telah melukaimu tanpa sengaja?

Mengapa kau meminta waktu 
untuk membawaku menemui sosok yang baru?

Tak sadarkah atas ulahmu, 
kau telah membatasi gerakku untuk melangkah ke arahmu.

Namun aku dihadang oleh sang waktu
yang kau kirim lewat doamu.

Ini tak mudah.
Mencoba menerka hati yang tak pernah jujur adanya.

Sudahlah.
Kini lakukan saja semaumu.

Dan biarkan aku melepasmu dengan satu doa terakhirku.
Semoga kau bahagia selalu.
Aku turut senang akan hal itu.

Dariku, yang (masih) memohon agar menjadi penyebab atas segala bahagiamu.

Comments

Popular posts from this blog

Penggolongan Obat Jantung